Tinggi Badan Ideal

tinggi badanTinggi badan diukur jarak antara tumit dengan puncak kepala dengan posisi badan berdiri tegak. Tinggi badan rata-rata orang Indonesia dewasa 155 cm dengan range 145-175cm, angka ini lebih tinggi dibandingkan angka beberapa tahun yang lali. Terjadinya kenaikan angka beberap tahun yang lalu. Terjadinya kenaikan angka rata-rata ini dimungkinkan karena membaiknya gizi bangsa Indonesia. Bagi orang dewasa yang bertubuh pendek tidak dapat lagi diupayakan pertumbuhan badannya agar tinggi. Namun jika ingin penampilannya tampak lebih tinggi bisa diupayakan dengan menggunakan sepatu dengan hal tinggi (tumit sepatu tinggi). Sedangkan bagi orang yang bertubuh tinggi jika ingin kelihatan lebih pendek jangan sekali-kali mengubah sikap dengan membungkuk, sikap seperti ini mengeluarkan banyak energi dan melelahkan serta membuat otot pegal dan nyeri, algi pula bila terus-menerus membungkuk bisa menjadi benar-benar bungkuk.

Penilaian tinggi badan berdasarkan usia menurut WHO dengan standar baku NCHS yaitu menggunakan persentase dari median sebagai berikut : lebih dari atau sama dengan 90% dikatakan normal, sednagkan kurang dari 90% dikatakan menutrisi kronis (abnormal).

Tinggi badan dipengaruhi oleh laju pertambahan usai pubertas dan memberi kemungkinan tinggi badan dewasa yang terlalu tinggi, terapi hormon mungkin dapat dipertimbangkan, walaupun terdapat kontrovesi besar dalam mengontrol tinggi baan jika terapi dimulai sebelum menarke dan sebelum akhir proses pertumbuhan remaja yang normalnya mengawali menarke.

Penyebab tinggi badan pendek dan/atau keterlambatan perkembangan kemungkinan adalah nutrisi yang tidak adekuat, namun gangguan utama yang mengakibatkan keterlambatan perkembangan adalah penyakti kronis, deifungsi endokrin dan sindrom kegagalan gonad primer.

Penyakit kronis dapat mengganggu pertumbuhan, tetapi jika penyakit terlalu lama, pertumbuhan akan terjadi. Penyakit dan gangguan yang biasnaya menyebakan beberapa tingkat kertelambatan pertumbuhan adalah asma kistik fibrosis, penyakit gastrointestinal (seperti infeksi parasit, sindrom malabsorbsi, anomali jantung dan gangguan ginjal kronis).

Tingig badan diukur dengan menggunakan alat antropometri. Pengukuran antropometri ini meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan (panjang badan), lingkar kepala dan lingkar lengan atas. Dalam pengukuran antropometri terdapat dua cara dalam pengukuran yaitu pengukuran berdasarkan usia dan penguluran tidka berdasarkan usia. Penguuran berdarkan usia misalnya berat badan berdasarkan usia, tinggi badan berdasarkan usia dan lain-lain. Sedangkan pengukuran tidak berdasarkan usia misalnya pengukuran berat badan berdasarkan tinggi badan, lingkar lengan atas berdasarkan tinggi badan.


>>> Cara Menambah Tinggi Badan Minimal 2-4cm dalam 1 Bulan, KLIK DISINI!


This entry was posted in Tinggi Badan and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>